Selamat Jalan Eyang Siti Maryam Thohari
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Keluarga besar MARI NGOPI turut berduka cita atas berpulangnya Eyang Siti Maryam Thohari. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kabar ini mengingatkan kita bahwa pada akhirnya setiap perjalanan akan sampai pada satu titik. Allah SWT berfirman:
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.”
(QS. Ali 'Imran: 185)
Namun, setelah menyimak kembali rekaman pembicaraan beliau, ada sesuatu yang terasa begitu kuat: beliau tidak sekadar berbicara tentang perjalanan HNI, tetapi sedang meninggalkan pesan kehidupan.
Beliau bercerita bahwa dirinya masuk HNI setelah enam tahun pensiun. Dari sana beliau menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya. Bahkan beliau dengan tegas menyampaikan:
“Sukses di HNI tidak ditetapkan oleh usia.”
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjadi seorang pembelajar. Kesuksesan, menurut pesan yang terekam dalam pembicaraannya, bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Ada proses belajar, bergerak, membangun hubungan, membina, dan terus berusaha.
Yang lebih menyentuh, beliau memperlihatkan bagaimana aktivitas kehidupan, mengaji, silaturahmi, berbagi, dan pekerjaannya dapat berjalan berdampingan. Beliau bahkan menunjukkan bahwa aktivitas HNI tetap dilakukan setelah mengajar ngaji.
Maka, kepergian beliau hendaknya tidak hanya membuat kita bersedih, tetapi juga membuat kita bercermin.
Sudahkah usia yang Allah berikan kepada kita diisi dengan manfaat?
Sudahkah ilmu yang kita miliki dibagikan?
Sudahkah orang-orang di sekitar kita mendapatkan kebaikan dari kehadiran kita?
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim no. 1631)
Semoga ilmu, nasihat, pengalaman, dan kebaikan yang pernah Eyang Siti Maryam Thohari bagikan menjadi bagian dari amal yang terus memberikan manfaat.
Selamat jalan, Eyang.
Kami mungkin tidak mengenal seluruh perjalanan hidup Eyang. Tetapi dari sedikit yang kami dengar, kami belajar satu hal:
Jangan menunggu muda untuk berkarya. Jangan menunggu sempurna untuk berbagi. Selama Allah masih memberi umur, teruslah belajar, berbuat baik, dan menjadi jalan manfaat bagi orang lain.
Semoga Allah menerima Eyang Siti Maryam Thohari dengan sebaik-baik penerimaan.
اللهم اغفر لها وارحمها وعافها واعف عنها
Allahummaghfir laha warhamha wa 'afiha wa'fu 'anha.
Keluarga Besar MARI NGOPI
Silaturahmi • Berbagi Ilmu • Berbagi Manfaat
Join Group Komunitas Mari Ngopi Gratis Klik Di Sini

Comments
Post a Comment